KENDARI – Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga pemerhati olahraga Muh Endang SA mengusulkan dan meminta pemerintah untuk menunda gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra ke XIV yang akan digelar pada 26 November sampai 3 Desember 2022 mendatang.

Penundaan ajang multi event yang bakal dihelat di Kota Baubau dan Kabupaten Buton tersebut bukan tanpa alasan.

Pasalnya, sejumlah venue dan cabang olahraga yang akan dipertandingkan dinilai belum rampung dan siap.

“Kalau melihat dari kesiapan Pemerintah Provinsi dalam pelaksanaan Porprov yang akan digelar di Kota Baubau dan Kabupaten Buton, belum siap dan terkesan dipaksakan. Sebaiknya ditunda saja sampai awal tahun 2023, sambil menunggu venuenya siap,” ujar mantan Ketua Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sultra itu.

Endang menyebut, anggaran yang ditujukan untuk pelaksanaan Porprov yang berjumlah belasan milyar itu di prioritaskan untuk kesiapan dan kelengkapan cabang olahraga yang dipertandingkan.

Sementara lanjut Endang, untuk pembangunan sarana dan prasarana disiapkan oleh tuan rumah penyelenggara masih memerlukan waktu untuk pembenahan.

“Kalaupun dipaksakan pelaksanaan Porprov-nya di Baubau dan Buton itu hanya seremoni pembukaan saja. Tetapi untuk pertandingannya dilaksanakan di daerah lain yang fasilitas lapangannya ada. Seperti pertandingan sepak bola, lapangan sepak bola di Konawe Selatan, golf lapangan golfnya di Pomalaa Kolaka,” bebernya. **