BAUBAU – Pengusulan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) untuk mengatasi kawasan blankspot di Kota Baubau mendapat respon serius dalam Rapat Kordinasi Teknis Pembangunan (Rakortekbang) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Renggara (Sultra) yang digelar beberapa waktu lalu.

Keseriusan ini menempatkan progres ini sebagai 5 besar usulan prioritas yang disepakati Pemkot Baubau dihadapan tim teknis Pemprov Sultra untuk selanjutnya mendapatkan perhatian khusus pada anggaran tahun 2025.

Kadis Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Andi Hamzah mengatakan, ditempatkannya pembagunan BTS sebagai 5 besar prioritas mengindikasikan bila program ini akan sangat menunjang keberadaan Kota Baubau sebagai daerah yang menunjang sistem digitalisasi dalam mendukung upaya Wali Kota Baubau mendorong kota ini sebagai hubungam maritim di kawasan Indonesia Timur.

“Jadi 5 besar prioritas utama, karena memang pembangunan BTS ini diperebutkan kabupaten/kota di Sultra sementara pengadaannya di tingkat provinsi sangat terbatas. Menjadi 5 besar prioritas itu, artinya Kota Baubau diutamakan, dan target yang diamanahkan Bapak Wali Kota,” kata Andi Hamzah, dikutip dari laman PPID Utama Baubau.

Oleh sebab itu, tambah dia, pihaknya akan menindaklanjuti secara teknis dengan instansi terkait termasuk kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, untuk segera mendapakan persetujuan teknis.

**