BGN: 3.000 Dapur SPPG Diperiksa Soal Pemenuhan SLHS

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono

JAKARTA – Sebanyak 3.000 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam proses pemeriksaan terkait pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dikatakan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono bahwa pemeriksaan 3.000 dapur SPPG itu dilakukan oleh Dinas Kesehatan di masing-masing daerah.

“Ada sekitar 3.000 (dapur) yang saat ini sudah mendaftar, sekarang sedang dicek oleh Dinas Kesehatan masing-masing yang kemudian kami tunggu,” kata Sudaryono kepada wartawan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga:  Kepala BGN: SLHS Syarat Mutlak bagi SPPG

Pemenuhan SLHS bagi dapur SPPG, tegas Sudaryono, menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan karena berkaitan langsung dengan keamanan makanan yang dikonsumsi anak-anak.

“Manakala dia tidak layak maka mohon maaf ini urusan nyawa seseorang, urusan nyawa anak-anak kita itu tidak bisa kita tolong lagi, itu terkait SLHS,” tegasnya.

Baca Juga:  Firman Soebagyo Dorong Ikan Lokal Masuk Program Makan Bergizi Gratis

BGN juga telah menutup secara permanen 504 dapur SPPG per 10 Agustus 2026. Dapur SPPG tersebut ditutup secara permanen karena tidak memenuhi standar sanitasi.

“Kami tutup secara permanen karena dinyatakan tidak layak untuk kemudian secara sanitasi tidak layak,” ujarnya.

 

 

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!