KOLAKA TIMUR – Plt Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis melantik dan mengambil sumpah pejabat tinggi pratama serta ratusan pejabat fungsional di aula Pemda Koltim, Jumat, (20/1/2023).

Adapun pejabat tinggi pratama yang dilantik adalah Sarip, sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Koltim.

Sementara pejabat fungsional yang dilantik terdiri dari 489, yang berasal dari fungsional guru dan tenaga kesehatan.

Plt Bupati menyebut pelantikan Kadis Dukcapil Koltim ini, sesuai dengan hasil seleksi terbuka, dan dilanjutkan dengan wawancara oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Lalu menetapkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.3.3-6374 tahun 2022, tanggal 28 Desember 2022.

“Selama hampir satu tahun ini Dukcapil dipimpin Plt pak Made Hartawan yang telah bekerja secara baik. Kepada Pak Syarif saya harap segera bekerja, melakukan langkah-langkah konkrit, dan, melakukan pembenahan khususnya terkait pelaksanaan program, dan kegiatan dalam RPJMD yang selaras dengan program Gerakan Membangun dan Melayani Masyarakat Kolaka Timur atau GEMAS,” ujar Abdul Azis dikutip dari laman resmi Pemkab Koltim.

Dia juga berpesan agar pejabat yang telah dilantik bekerja maksimal mendukung program yang telah dicangkan Pemkab Koltim.

“Saya berpesan kepada saudara, untuk secepat mungkin menyesuaikan diri, sehingga program yang telah direncanakan berjalan sesuai dengan sasaran dan waktu yang telah ditentukan. Pada intinya, tanggungjawab yang berat itu bagi bapak ibu, bukan jalan dari Ueesi kesini, tapi amanah yang di emban setelah dilantik hari ini. Pelantikan ini adalah kegembiraan sesaat jangan terlena, karena setelah itu adalah beban yang harus dijalankan,” pesannya.

Sementara pejabat fungsional yang dilantik merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 sebagamana telah diubah dengan PP Nomor 17 tahun 2020 dan Peraturan BKN Nomor 11 Tahun 2022, tentang Pedoman Teknis Pembinaan jabatan fungsional.

Plt Bupati berpesan agar pejabat fungsional mampu menghadapi tantangan, merubah mindset. Namun juga mampu melaksanakan tugasnya sesuai keahlian, keterampilan, mandiri dan profesional, serta bekerja tidak semata-mata hanya untuk memenuhi target pribadi,

Yaitu penilaian angka kredit, dan kenaikan pangkat atau golongan. Akan tetapi, juga bekerja sepenuh hati, disiplin dan memahami substansi tugas dan tanggung jawabnya sesuat peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut lanjutnya, perlu terus diupayakan sehingga tujuan reformasi birokrasi, untuk menciptakan organisasi pemerintah yang hemat, struktur, dan kaya fungsi bisa terwujud.

Dirinya berkeyakinan dengan potensi yang dimiliki disertai dengan kerja keras dan niat baik semua pihak, program GEMAS Koltim bisa berjalan sukses.

“Kalau bekerja dengan ikhlas, dengan tulus dan menggunakan dengan hati, semua akan berkah. Insyaallah rejekinya akan melimpah. Melalui kesempatan ini, saya tegaskan, dalam menempatkan seseorang dalam jabatan, bukan dasar suka atau tidak suka, tapi berdasarkan keilmuan atau merid sistem dan sesuai peraturan perundangan berlaku. Yang bisa bekerja, pasti diberikan reward, kalian bekerja saja sesuai sengan tupoksi dan bidang masing-masing, untuk kepentingan yang lebih besar perlu kita bersinergi untuk Kolaka Timur” ucapnya.

‘Saya berharap kita bisa jadi super tim yang saling komunikasi. Yang utama adalah integritas dan loyalitas untuk bangsa dan negara, karena jauh lebih penting komitmen. Saya yakin dan percaya kalian adalah orang sukses yang tau proses. Karena orang gagal taunya protes. Bekerjalah seperti filosofi akar, menghasilkan akar yang kokoh, buah manis dan daun rindang, tapi tidak ada suara dan lainnya,” tutupnya. **