WAKATOBI – Seorang pemuda di Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) inisial A (18) dikeroyok sekelompok orang saat pulang dari acara joget.

Insiden itu terjadi di Desa Kolo, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, pada Kamis (28/12/2023) sekitar pukul 00.00 Wita atau jam 12 malam.

Korban A menceritakan insiden yang dialaminya tersebut. Awalnya, ia bersama rekannya pulang dari acara joget. Saat di pertengahan jalan dari Desa Kolo menuju Desa Kapota, Kecamatan Wangi-wangi ada sekelompok pemuda yang memalang jalan mereka. Lalu kemudian korban dipukul hingga diserang pakai senjata tajam (sajam) jenis pisau.

“Saya sama teman dari acara joget di Desa Kolo. Saat di perjalanan pulang tiba-tiba ada banyak orang yang memalang kami, kemudian langsung memukul saya. Dikarenakan takut saya tidak berani melawan serangan tersebut,” ucapnya, pada Jumat (29/12/2023).

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka bagian bibir, bengkak dan memar di sebujur badan akibat bekas pukulan dari para pelaku pengeroyokan.

“Dua orang pelaku saya kenal. Sementara yang lainnya saya tidak tau lagi karena saat dipukul saya sembunyikan kepalaku dengan menunduk,” tukasnya.

Atas kejadian itu, keluarga korban melaporkan insiden penganiayaan tersebut ke polisi dengan nomor: LP/37/XII/2023/SULTRA/RES WAKATOBI/SEK WANGSEL.

**