KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyerahkan bantuan sebagai orang tua asuh stunting dalam rangka program pencegahan stunting kepada masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Bantuan program orang tua asuh tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala di Kecamatan Baruga, pada Selasa (2/4/2024).

Kepala UPT Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kecamatan Baruga Arman mengatakan bahwa dalam upaya menanggulangi masalah stunting, pemerintah Kota Kendari telah meluncurkan program-program kesehatan, termasuk peningkatan gizi dan perhatian khusus untuk ibu hamil dan anak-anak balita.

Bantuan yang diserahkan oleh Sekda kepada masyarakat terdiri dari berbagai komponen, termasuk paket gizi untuk ibu hamil, makanan tambahan untuk balita dan edukasi tentang pentingnya gizi yang seimbang.

“Tadi pembagian paket sembako di Kelurahan Lepo-lepo dan bayi usia 2 tahun dan sesuai hasil dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Lepo-lepo memang terdekteksi stunting,” ucapanya, dikutip dari kendarikota.go.id.

Dalam mengurangi angka stunting, Kepala UPT Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kecamatan Baruga Arman mengaku, pihaknya saat ini bertanggungjawab terhadap empat Kelurahan yaitu, Kelurahan Wundudopi, Watubangga, Baruga dan Lepo-lepo.

Dia berharap Pemkot Kendari dapat menurunkan angka stunting sesuai dengan target nasional.

Pemerintah Kota Kendari juga saat ini, tengah mengupayakan agar berdasarkan hasil pemantauan Standar Kesehatan Indonesia (SKI) Kota Kendari dapat menurunkan angka stunting mampu mencapai hingga 17 persen.

Dalam kegiatan ini, hadir juga Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari.

**