KONAWE SELATAN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus berupaya menekan laju inflasi di awal tahun 2024. Hal itu dilakukan agar menopang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya minat beli masyarakat.

Mengingat komoditas holtikultura yakni cabai rawit menjadi kontributor utama kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), Pemda Konsel mengambil langkah untuk melakukan penanaman cabai rawit secara serentak.

Sekertaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan, St Chadidjah mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya melibatkan berbagai instansi, pemerintah kecamatan hingga sekolah untuk melakukan penanaman bibit cabai rawit secara serentak.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan gerakan penanaman (bibit cabai rawit) serentak, dengan melibatkan semua stakeholder, baik dari OPD kecamatan, PKK termasuk dengan sekolah-sekolah maupun forkopimda,” kata Chadidjah usai menggelar rapat pengendalian inflasi bersama OPD terkait di Kantor Bupati Konsel, pada Selasa (9/1).

Dia menjelaskan, selain untuk menekan inflasi, penanaman cabai juga bertujuan untuk menjaga kebutuhan masyarakat pada bulan puasa mendatang.

Kendati belum bisa menyebutkan jumlah bibit yang akan ditanam secara serentak, Chadidjah menuturkan, akan menambah bibit yang dibutuhkan apabila masih kurang.

“Kami belum bisa menentukan jumlahnya, karena tadi kami baru rapat, kami masih agendakan karena ada beberapa OPD yang memprogramkan untuk pengadaan bibit cabai rawit ini, seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Ini yang akan kita lihat berapa yang tersedia, kalau memang itu masih kurang mungkin kita akan gunakan dana PTT kita,” jelasnya.

Selain itu, Chadidjah juga mengungkapkan, bahwa Pemda Konsel akan kembali menggelar pasar murah.

“Dalam mengantisipasi kelangkaan komoditas dan daya beli masyarakat yang menurun, dalam waktu dekat sudah direncanakan oleh pimpinan untuk melaksanakan pasar murah serentak lagi,” pungkasnya.

**