BUTON TENGAH – Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, jumlah Daerah Pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi DPRD di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bakal berkurang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buteng, La Ode Nuriadin yang mengatakan skema baru penyusunan dan penataan Dapil dan alokasi kursi legislatif itu sudah diusulkan ke KPU RI.

“Meski masih dalam tahap pembahasan diinternal kami (KPU Buteng). Akan tetapi, besar kemungkinan skema baru ini bakal diterapkan. Jadi, skema lama yang diterapkan pada Pileg 2019 bisa jadi berubah,” ujar Nuriadin dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Rancangan penyusunan penataan Dapil itu terlebih dahulu akan ditetapkan alokasi kursi legislatif berdasarkan jumlah penduduk Kabupaten Buton Tengah yang terakhir.

“Sehingga dimungkinkan juga ada perubahan nama Dapil dan alokasi kursi apabila kita merujuk pada jumlah penduduk terakhir,” bilangnya.

“Jika ditanya apakah memungkinkan terjadi perubahan, maka jawabannya bisa saja terjadi,”imbuhnya.

Nuriadin menegaskan, pembentukan dan penataan Dapil, akan memperhatikan tujuh prinsip. Diantaranya kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada pada cakupan wilayah yang sama (coterminus), kohesivitas, dan kesinambungan.

Pihaknya juga meminta partisipasi masyarakat dalam rangka memberikan masukan dan tanggapan selama proses pembahasan penataan jumlah Dapil dan alokasi kursi legislatif ini.

“Setelah rampung akan disampaikan ke KPU RI untuk ditetapkan dan terlebih dahulu melalui konsultasi DPR RI dan Kemendagri,” tutupnya. **