KENDARI – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sultra, Anton Timbang Memorandum of Understanding (MoU) dengan 14 lembaga.

Penandatanganan MoU itu dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari pada Rabu, 30 Maret 2022 sekitar jam 10.45 sampai 12.10 WITA.

“Penandatanganan kerjasama hari ini merupakan program lanjutan yang sudah dilakukan akhir tahun 2021 yang lalu,” kata Anton Timbang.

Tahap 2 MoU ini digelar sebagai rangkaian peringatan 1 tahun kepemimpinan Anton Timbang sebagai ketua Kadin Sultra sejak dilantik akhir Maret 2021 lalu.

“Kadin sebagai wadah berhimpunnya para pelaku bisnis, harus memanfaatkan sebaik-baiknya organisasi ini,” ujar Anton Timbang yang juga memiliki Ketua IMI Sultra.

AT sapaan akrab Anton Timbang juga menguraikan beberapa program kerja Kadin Sultra yang dapat dikatakan spektakuler di tingkat nasional.

Misalnya saja, Kadin Sultra menjadi tuan rumah Munas Kadin Indonesia dengan menghadirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Waktu pertemuan Kadin Indonesia dengan Kementrian di Jakarta, saya katakan Kendari siap tuan rumah Munas. Namun waktu itu, kesannya tidak ada yang gubris. Seolah-olah Kendari ini bisa apa,” ungkap Anton di hadapan pengurus Kadin dan pimpinan perusahaan.

Dalam perjalanan menuju Munas Kadin, akhirnya Kadin Sultra ditunjuk menjadi tuan rumah.

“Bapak Presiden Jokowi akhirnya membuka Munas dirangkaikan dengan program vaksinasi Covid-19. Ini kan luar biasa bagi kita semua masyarakat Sultra. Kita mampu yakin Presiden Jokowi untuk hadir di Kendari,” ujar Anton Timbang yang mendapat aplause.

Dalam penandatangan MoU tahap 2 kali ini, ke 14 lembaga yakni :

1. Perbarindo.

2.PT. Media Kita Sejahteras

3. PT. Traktor Kobexsindo TBK

4. Universitas Nahdatul Ulama

5. PT Kendari Express.

6. Bank Syariah Indonesia

7. Asuransi Umum Bumi Putera Muda 1967.

8. PT Hasjrat Abadi

9. PT Asuransi Umum Video

10. PT Uerotruck Transindo.

11. Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Dengan Industri

12. IKA D3 Teknik Sipil UHO

13. Pokdakan Tunas Bahari Bone Lipu Buton Utara

14. Pokdakan Maju Bahari.