KENDARI – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari melakukan penandatanganan kerja sama dengan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) tentang Penyelenggaraan Pelatihan Kerja Program Pelatihan Operator Jahit Muda.

Penandatanganan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Selasa (29/11/2022) pagi.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua IAD Wilayah Sultra Herlina Susy Raimel dan dihadiri oleh Bapak Pengawas IAD Wilayah Sultra Raimel Jesaja, dan Kepala BPVP Kendari La Ode Haji Polondu serta dihadiri pula oleh anggota IAD Wilayah Sultra dan IAD daerah se-Sultra.

Ketua IAD Wilayah Sultra, Herlina Susy Raimel menyampaikan kegiatan penandatanganan tersebut merupakan bagian untuk menghadirkan Pelatihan Kerja Program Pelatihan Operator Jahit Muda kepada seluruh perwakilan IAD daerah se-Sultra.

Susy pun berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan serius sehingga hasil pelatihan yang didapatkan bisa diteruskan kepada teman-eman lain di daerah.

Di tempat yang sama, Kepala BPVP Kendari, La Ode Haji Polondu menjelaskan perjanjian kerja sama ini menjadi yang pertama dilakukan oleh BPVP Kendari.

Untuk itu, pihaknya sangat memberi apresiasi atas kerja sama dengan IAD Wilayah Sultra dan berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan nilai positif menambah pengetahuan dan keterampilan bagi anggota IAD se-Sultra.

Sementara itu, Pengawas IAD Wilayah Sultra Raimel Jesaja juga menyampaikan rasa senang dan bahagianya atas perjanjian kerja sama yang terjalin.

“Ibu-ibu IAD se-wilayah Sultra mempunyai suatu inisiatif, inovasi dan kreativitas sebab bagaimanapun organisasi ibu-ibu harus punya produk hasil karya kerja yang dapat bermanfaat dan bisa dirasakan dampaknya bagi anggota IAD, keluarga, kantor maupun lingkungan sekitar,” kata Raimel.

Untuk diketahui, Pelatihan Kerja Program Pelatihan Operator Jahit Muda bakal dilaksanakan selama 90 jam dengan materi program operator khususnya jahit sprei, bedcover dan handuk.

Pihak IAD Wilayah Sutra hanya memilih program menjahit khususnya jahit seprei, bedcover dan handuk karena ketiga kebutuhan rumah tangga tersebut sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari dan sifatnya dibutuhkan terus menerus. **