BUTON SELATAN – Pemerintah Buton Selatan (Busel) mematangkan kesiapan lahan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kecamatan Kadatua. Peninjauan lokasi dilakukan di Desa Marawali dan Desa Mawambunga, Sabtu (8/8/2026) lalu.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Buton Selatan, Wa Ode Asrina Azizah Tasrif mengatakan, hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan listrik yang andal menjadi hal penting bagi masyarakat Kadatua karena pasokan saat ini masih mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).
“PLTD saat ini beroperasi sekitar 16 jam per hari, sementara kebutuhan masyarakat mencapai 24 jam,” ungkap Wa Ode Asrina Azizah Tasrif dikutip RRI, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, kebutuhan tersebut mencakup 2.572 kepala keluarga yang tersebar di 10 desa. Pasokan listrik yang stabil juga dibutuhkan untuk mendukung 42 UMKM, 27 fasilitas pendidikan, empat fasilitas kesehatan, serta 12 kantor pemerintahan desa dan Polsek.
Karena itu, kesiapan lahan menjadi salah satu persyaratan penting yang kini dimatangkan pemerintah daerah bersama DPRD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Hasil peninjauan menunjukkan lahan di Desa Marawali memiliki luas sekitar 1,4 hektare dan dinilai belum mencukupi untuk kebutuhan pembangunan PLTS.
Sementara itu, Desa Mawambunga memiliki lahan lebih dari lima hektare yang kini tengah dimatangkan sebagai opsi lokasi.
Pemerintah daerah bersama DPRD dan masyarakat terus melakukan musyawarah untuk memastikan lahan yang disiapkan memenuhi aspek teknis dan administrasi, termasuk penyelesaian Pertimbangan Teknis Pertanahan (Pertek).
Jika seluruh persyaratan lahan terpenuhi, Pemkab Buton Selatan akan segera mengajukan usulan pembangunan PLTS kepada Kementerian ESDM.
Pembangunan PLTS diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Kadatua terhadap pembangkit berbahan bakar diesel sekaligus menghadirkan pasokan listrik yang lebih stabil, berkelanjutan, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi serta pelayanan dasar masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buton Selatan mendorong pemanfaatan energi terbarukan sekaligus memperkuat kemandirian energi di wilayah kepulauan.
**







