KENDARI – Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) angkat bicara terkait alasan pemindahan tuan rumah penyelenggaraan HUT Sultra ke-62 Tahun 2026 dari Kabupaten Wakatobi ke Kota Kendari
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Andi Syahrir menyebutkan, pelaksanaan HUT Sultra ke-62 kali ini mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera” dikemas dalam bentuk event Harmoni Sultra 2026.
Diungkapkan Syahrir, Kota Kendari diusulkan sebagai lokasi penyelenggaraan melalui rapat koordinasi antara Dinas Pariwisata Sultra bersama 17 Dinas Pariwisata Kab/Kota se-Sultra pada 28 Januari 2026.
“Secara umum, kabupaten/kota tidak memiliki anggaran yang memadai untuk membiayai pelaksanaan HUT Sultra, sehingga diambil jalan tengah yang dapat diterima semua peserta rapat bahwa Kota Kendari menjadi lokasi paling ideal di tengah kebijakan efisiensi,” ungkap Syahrir dalam keterangan persnya, Selasa (31/3/2026).
Lanjutnya, disaat yang bersamaan Markas Besar TNI Angkatan Udara berkoordinasi dengan Pemprov Sultra terkait kegiatan Semarak Dirgantara 2026.
Semarak Dirgantara merupakan agenda tahunan TNI AU dalam rangka memperkenalkan, membina, dan mengembangkan potensi kedirgantaraan di Indonesia.
Tahun 2026 ini Mabes TNI AU menetapkan Kendari, Sulawesi Tenggara, sebagai lokasi pelaksanaan.
“Dengan semangat kolaborasi untuk mendukung efisiensi, maka gelaran Harmoni Sultra 2026 dan Semarak Dirgantara 2026 menjadi satu kesatuan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara.,” katanya.
Andi Syahrir juga menjelaskan, bahwa pembiayaan Harmoni Sultra 2026 menggunakan anggaran APBD 2026 sebesar Rp 1,97 miliar.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata Sultra sebagai leading sector penyelenggaraan HUT Sultra mengajukan permintaan penambahan anggaran sebesar Rp 1,69 miliar sehingga total anggaran mencapai Rp 3,66 miliar (dibulatkan menjadi Rp 3,7 miliar).
“Namun, pertimbangan efisiensi dan semangat kesederhanaan tanpa mengurangi kemeriahan, permintaan penambahan anggaran itu tidak direalisasikan,” jelasnya.
Disampaikan Syahrir, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka telah menegaskan bahwa perayaan HUT Sultra adalah pesta rakyat, memiliki dampak ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, mengedepankan ketertiban dan keamananan, serta memastikan kebersihan tetap terjaga, baik sebelum, pada saat, dan setelah perayaan.
**






