Penangkapan Sabu di Bandara Haluoleo, Pelaku Berperan Sebagai Kurir

Press release Dit Resnarkoba Polda Sultra terkait pengungkapan kurir narkotika jenis sabu asal Provinsi Aceh yang ditangkap di Bandara Haluoleo beberapa waktu lalu/Andri Sutrisno, HaloSultra.com

KENDARI – Dit Resnarkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkapkan pelaku ZH merupakan kurir narkotika jenis sabu yang ditugaskan untuk tujuan Kota Kendari.

Direktur Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Tjahjo Bawono mengatakan, dari hasil interogasi pelaku mengaku berangkat dari Bandara Kualanamu, Medan dengan tujuan Kota Kendari atas perintah dari seseorang yang identitasnya sementara dalam penyelidikan.

“Pelaku diketahui berperan sebagai kurir, yang ditugaskan oleh seorang bandar untuk membawa 1 Kg sabu tersebut ke Kota Kendari,” ungkap Bambang dalam press releasenya, Senin (6/2/2023).

Baca Juga:  Sudah Beraksi 10 Kali, Polisi Ringkus Residivis Spesialis Curanmor di Kendari

Pemuda ZH merupakan warga asal Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu di Bandara Haluoleo, pada Jumat, 3 Februari 2023 lalu.

Bambang menyebutkan, saat diamankan pelaku kedapatan menyelundupkan narkotika seberat 1,028 kilo gram.

“ZH diamankan di pelataran parkir Bandara Haluoleo dengan membawa sabu sebanyak dua bungkus seberat 1,028 kilo gram,” ujarnya.

Diungkapkannya, untuk mengelabui petugas, pelaku menyembunyikan paket sabu tersebut di dalam lipatan baju yang dimasukan di dalam koper.

Baca Juga:  Kepala Diskominfo Sultra Diadukan ke Kepolisian, Dugaan Penghinaan Suku

“Sebelumnya pada awal Januari 2023, pelaku ini sudah pernah ke Kota Kendari untuk melakukan orientasi, lalu balik kembali ke Aceh. Kemudian pada Jumat 3 Februari 2023 kemarin, pelaku ditugaskan untuk kembali ke Kendari dengan membawa paket sabu sebanyak satu kilogram,” bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 Subsider Pasal 112 ayat 2, dengan ancaman hukuman mati dan atau minimal 20 tahun penjara. ***

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!