JAKARTA – Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 November seharusnya dijadikan sebagai memontem bagi semua pihak agar lebih memperhatikan kesejahteraan para guru.

Kesejahteraan harus lebih ditingkatkan. Terutama bagi yang sudah lama mengabdi tapi belum diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Mereka adalah pahlawan pendidikan.

Hal itu seperti yang diungkapkan Ketua DPR RI Puan Maharani. Ia mengajak semua pihak memperhatikan kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa itu. Ia juga menyebut peran guru sangat berpengaruh dalam membangun karakter bangsa.

“Melalui bimbingan dan didikan guru di sekolah, anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa bisa menjadi individu yang bertanggungjawab, etis, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Guru adalah seorang arsitek pembangun karakter bangsa,” kata beberapa waktu lalu seperti dikutip di laman facebook DPR RI, pada Minggu (26/11/2023).

Dalam momen peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2023 yang mengambil tema ‘Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar’, Puan menyoroti soal kurikulum merdeka yang menjadi kurikulum pendidikan pembelajaran di sekolah saat ini.

Menurutnya, kurikulum merdeka bukan hanya tentang pembebasan dari belenggu kurikulum konvensional, tapi juga agar ada ruang lebih bagi guru untuk membimbing muridnya sesuai dengan minat dan bakat anak.

Di sisi lain, Puan mengingatkan pentingnya perbaikan mutu dan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidik untuk menunjang target Indonesia Emas 2045.

“Sebagai pendidik, guru harus menjadi pribadi yang baik dan memiliki pengetahuan dengan jiwa intelektual yang tinggi,” tukasnya.

**