Ekobis  

Kolaborasi Pemdes dan Gapoktan Desa Ameroro Manfaatkan 200 Hektar Lahan Persawahan

Buah semangka hasil budidaya palawija Gapoktan Saung Tani Maharani, Desa Ameroro, Kabupaten Konawe/Ilfa, HaloSultra.com
Tanaman jagung yang dibudidayakan oleh Gapoktan Saung Tani Maharani, Desa Ameroro, Kabupaten Konawe/Ilfa, HaloSultra.com

Sementara itu, Kepala Desa Ameroro, Binarti menjelaskan, program ketahanan pangan dengan memanfaatkan 200 hektar lahan persawahan menjadi tanaman palawija ini sesuai dengan peruntukan dana desa 20 persen untuk ketahanan pangan.

“Kami kerjasama dengan petani untuk ketahanan pangan sebesar 20 persen dari dana desa,” jelas Binarti.

Baca Juga:  November 2025, Inflasi di Sultra Tercatat Sebesar 2,94 Persen

Ia mengatakan, pihaknya melibatkan kurang lebih 30 petani dalam proses penanaman palawija.

“Kami melibatkan petani itu sekitar lima puluh orang. Tapi dari 50 petani kurang lebih 30 petani sekarang yang aktif,” katanya.

Baca Juga:  Selain Ayah, Gadis di Konawe Ternyata Pernah Diperkosa Kakeknya

Ia menambahkan, para petani juga akan kembali menjadikan lahan persawahan ini sesuai fungsinya pada 1 Mei 2023 mendatang.

“Pengerjaan jaringan irigasi dan pelepasan air untuk para petani dijadwalkan sesuai dengan waktu tersebut,” bilang Binarti. ***

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!