Ekobis  

Tahun 2025, Ekonomi Sulawesi Tenggara Tumbuh 5,79 Persen

KENDARI – Perkembangan perekonomian daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan pertumbuhan positif di tahun 2025.

Kepala BPS Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto menyebutkan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tenggara tahun 2025 tumbuh sebesar 5,79 persen (c-to-c), meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 5,40 persen.

“Perekonomian Sulawesi Tenggara atas dasar harga berlaku tahun 2025 mencapai Rp 204,33 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 120,59 triliun,” ujar Hadi Susanto, Kamis (5/2/2026).

Pada Triwulan IV-2025 (y-on-y) terjadi pertumbuhan 5,94 persen, dengan lapangan usaha Jasa Keuangan menjadi yang tertinggi sebesar 17,27 persen.

Baca Juga:  Desember 2025, Inflasi di Sultra Mencapai 2,86 Persen

Selanjutnya pada Triwulan IV-2025 (q-to-q) bertumbuh 6,16 persen, didorong oleh Jasa Lainnya yang tumbuh 14,41 persen dan Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 19,75 persen.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tahunan tertinggi dicapai oleh Industri Pengolahan sebesar 14,91 persen, diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 13,42 persen.

Sementara itu, sektor yang memberikan kontribusi paling dominan tetap adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 23,79 persen.

Baca Juga:  Libur Nataru, Bandara Haluoleo Beri Diskon Tiket Pesawat hingga 14 Persen

Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga tumbuh 5,04 persen dan menjadi yang paling dominan dengan kontribusi 46,01 persen terhadap PDRB.

PDRB per kapita Sulawesi Tenggara tahun 2025 juga menunjukkan kenaikan, mencapai Rp 72,03 juta (atas dasar harga berlaku) atau setara dengan US$ 4.372,23.

“Kami akan terus memantau perkembangan ekonomi daerah untuk memberikan data yang akurat dan bermanfaat bagi perencanaan pembangunan,” tambah Hadi.

 

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!