Ekobis  

Harga BBM Nonsubsidi di Sultra per Februari 2026 Menurun

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU/Ist.

KENDARIPT Pertamina Patra Niaga kembali menurunkan harga seluruh produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Sulawesi Tenggara (Sultra), terhitung mulai 1 Februari 2026.

Penyesuaian ini berlaku untuk produk pertamax series dan dex series di seluruh wilayah Sultra yang pada Januari 2026 juga telah mengalami penurunan cukup signifikan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa penyesuaian harga tersebut dilakukan dengan mengacu pada formula harga yang ditetapkan pemerintah serta mengikuti perkembangan tren harga rata-rata publikasi minyak dunia, seperti Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), dan mempertimbangkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Baca Juga:  Monev BKKBN: 20.039 Ibu dan Balita Penerima Manfaat MBG

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala dan tetap menjadikan harga pertamax dan dex series sebagai yang paling kompetitif,” ujar Roberth dikutip dari laman Pertamina.

Berdasarkan daftar harga terbaru, pertamina dex kini dijual sebesar Rp13.800 per liter, turun dari sebelumnya Rp13.900 per liter pada Januari 2026. Dexlite juga mengalami penurunan dari Rp13.800 per liter menjadi Rp13.550 per liter.

Baca Juga:  Intip Prediksi Besaran UMP Sulawesi Tenggara 2026

Penyesuaian harga cukup signifikan terjadi pada pertamax turbo, yang turun dari Rp13.700 per liter menjadi Rp13.000 per liter. Sementara itu, harga pertamax turun dari Rp12.650 per liter menjadi Rp12.100 per liter.

Di sisi lain, harga BBM subsidi dan penugasan tercatat tetap. Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter, sedangkan solar subsidi (biosolar) bertahan di harga Rp6.800 per liter, sama seperti bulan sebelumnya.

 

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!