Sultra Tenun Karnaval 2023, Promosikan Warisan Budaya dan Kearifan Lokal

Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto saat membuka Sultra Tenun Karnaval 2023, Sabtu (2/12/2023)/Ist

KENDARI – Sultra Tenun Karnaval ‘Dari Sultra Untuk Indonesia’ tahun 2023 resmi dibuka Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, di CFD Area MTQ Kendari, pada Sabtu (2/12).

Spektakuler, Sultra Tenun Karnaval sukses menghadirkan parade busana tenun daerah yang memukau. Memasuki edisi ke-8, karnaval ini menjadi panggung untuk mengangkat kearifan lokal seni budaya yang berkembang di tengah masyarakat Bumi Anoa.

Seluruh daerah di Sultra turut ambil bagian dalam karnaval ini, memamerkan keindahan dan keunikannya masing-masing tenun khas daerahnya. Suasana kebersamaan dan kebanggaan terasa begitu kental, mengukuhkan Sultra Tenun Karnaval sebagai wujud apresiasi terhadap kekayaan tradisional daerah.

Baca Juga:  Novila Eka Siap Wakili Sultra di Miss Nusantara 2026

Pej Gubernur Sultra mengatakan hahwa pentingnya kegiatan ini sebagai potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menjadi objek wisata budaya yang sarat akan nilai-nilai lokal.

Dia berharap agar seni tenun, sebagai salah satu kekuatan ekonomi lokal, tidak hanya dilindungi di tingkat nasional, tetapi juga mendapatkan pengakuan internasional.

“Saya berharap tenun kita ini dilestarikan dan diangkat, sehingga dapat menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Sulawesi Tenggara, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan,” ujar Andap.

Baca Juga:  Operasi Lilin Anoa 2025 Digelar Serentak Selama 14 Hari

Acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi ajang mempromosikan keindahan kain tenun daerah sebagai bagian dari warisan budaya yang patut dilestarikan.

“Sultra Tenun Karnaval berhasil menciptakan momen bersejarah yang memperkuat rasa cinta dan kepedulian terhadap keberagaman budaya Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Andap menyebut, Sultra Tenun Karnaval sebagai upaya bersama untuk mempromosikan dan melestarikan kekayaan budaya daerah. Tujuannya tidak hanya menjadi perayaan seni, tetapi juga menjadi momentum untuk menguatkan ikatan masyarakat Sultra dalam melestarikan warisan budaya yang berharga.

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!