Meski Nol Kasus, Vaksinasi PMK Hewan Ternak di Kendari Tetap Jalan

Ilustrasi vaksinasi PMK hewan ternak/Ist.

KENDARI – Sekalipun Kota Kendari masih belum melaporkan adanya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak alias nol kasus, namun tak membuat upaya pencegahan tak dilakukan.

Dinas Pertanian Kota Kendari melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Santiwati menjelaskan pihaknya telah menyuntikkan sekiranya 842 dosis vaksin tahap satu pada hewan ternak sebagai upaya pencegahan PMK yang merupakan penyakit infeksi virus yang sangat akut dan menular tersebut.

“Alhamdulillah petugas check point juga belum menemukan kasus dalam mengawasi lalu lintas ternak yang masuk di Kota Kendari,” ujarnya, Senin (26/12/2022).

Baca Juga:  Kemenag Kendari Ingatkan Pelunasan Biaya Haji 2026 hingga 23 Desember 2025

Dia melanjutkan, saat ini check point hewan ditempatkan di Kecamatan Baruga dengan mengadakan pemeriksaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk semua mobil ternak yang masuk ke Kota Lulo.

Tidak hanya itu, dilakukan pula pemberian disinfektan pada kendaraan pengangkut ternak yang masuk serta pemeriksaan hewan ternak secara intensif.

“Kota Kendari semua kita telah telusuri. Saat ini kami lakukan vaksinasi tahap dua dengan target 1.200 hewan,” bebernya.

Baca Juga:  Rancang Program Kebersihan, Pemkot Kendari Belajar dari Desa Wisata Penglipuran

Santi juga menuturkan, saat ini vaksinasi tahap dua telah mencapai 300 dosis, sementara itu vaksinasi tahap satu telah mencapai 842 dosis dari 1.200 dosis.

“Perlakuan yang kami berikan setelah melakukan vaksinasi yaitu memberikan eartag di hewan yang telah divaksinasi yang akan dimasukkan pada aplikasi identik PKH kementerian Pertanian. Kami diberikan target dari dinas provinsi sampai 30 Desember 2022,” tutupnya. **

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!