KENDARIWali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengeluarkan imbauan bernomor 300/2846/2025, langkah ini diambil menyikapi dinamika sosial-politik yang tengah terjadi di Tanah Air.

Hal itu ditandai dengan gelombang demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia yang masih memanas setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, meninggal akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) yang dikemudikan oknum Brimob.

Tragedi tersebut memicu aksi solidaritas di berbagai wilayah, termasuk di Kota Kendari tentunya.

Baca Juga:  Peta Sebaran Izin Pertambangan Nikel di Indonesia, Sulawesi Tenggara dalam Daftar

Dalam imbauan yang diteken pada Jumat (29/8/2025) itu, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Kota Lulo perlu menahan diri dan menjaga ketenangan.

Sedikitnya ada 6 poin penting disampaikan Siska dalam imbauan tersebut diantaranya;

Bersama-sama menjaga kondusifitas daerah dengan senantiasa mengedepankan kedamaian.

Menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang mengarah pada tindakan kekerasan.

Menyikapi situasi nasional dengan arif dan bijaksana serta menempatkan persaudaraan, kerukunan, dan toleransi sebagai wadah persatuan.

Baca Juga:  Siswa SMA Negeri 7 Baubau Keracunan Makanan Menu MBG: Ayam yang Basi

Menyampaikan aspirasi dengan damai tanpa anarkis dan tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menjaga dan memastikan Kota Kendari tetap aman dan damai untuk keberlangsungan pelaksanan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan.

Menjaga semangat kebersamaan, gotong royong dan menjadikan Kota Kendari sebagai teladan dalam merawat keberagaman dan persatuan bangsa.

“Demikian disampaikan, mari bersama-sama kita menjaga Kota Kendari yang kita cintai,” tulis imbauan tersebut.

**