Demo Peringatan 3 Tahun Wafatnya Randi-Yusuf di Kendari Ricuh, Massa Aksi Lempar Batu

Lemparan batu dan kayu dari arah massa aksi dibalas tembakan gas air mata dari aparat untuk memukul mundur massa aksi/Erik Lerihardika, Halosultra.com.

KENDARI – Aksi demonstrasi mahasiswa yang memperingati 3 tahun wafatnya Yusuf dan Randi Kardawi di Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kota Kendari berujung memanasĀ  hingga ricuh, Senin (26/9/2022).

Aksi yang awalnya berlangsung tertib. Kemudian akhirnya mememanas setelah salah satu mahasiswa melempar batu kepada pihak kepolisian yang tengah melakukan pengamanan.

Aksi lemparan batu hingga kayu itu terjadi sekitar 14:30 WITA. Kemudian, lemparan batu dan kayu dari arah massa dibalas tembakan gas air mata dari aparat untuk memukul mundur massa aksi..

Baca Juga:  Wadirreskrimsus Polda Sultra Jadi Lulusan Terbaik Program Doktoral UHO

Kemudian dari pantauan media ini, aparat kepolisian terus memperingatkan agar massa tidak melakukan pelemparan, dan tak melakukan tindakan anarkis.

Namun, peringatan itu tak digubris massa, dan situasi di perempatan Polda Sultra semakin memanas. Pihak kepolisian lalu menurunkan beberapa mobil Barakuda untuk membubarkan massa aksi.

Baca Juga:  Desember 2025, Kasus HIV/AIDS di Kota Kendari Tembus 8.909 Orang

Diketahui, Aksi demonstrasi tersebut merupakan rangkaian peringatan tiga tahun tragedi September Berdarah (Sedarah) yang menewaskan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari itu, pada 26 September 2019 lalu.

Dalam aksinya, massa mendesak agar kasus tewasnya Yusuf dan Randi untuk diusut tuntas.

Meski sebelumnya ratusan mahasiswa diterima oleh pihak Polda untuk berdialog. ***

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!