Pemkot Kendari dan Bank Sultra Teken MoU dan PKS Pengembangan Layanan dan Inovasi Teknologi Keuangan

Pemkot Kendari bersama Bank Sultra teken MoU dan PKS Pengembangan Layanan dan Inovasi Teknologi Keuangan serta Penerimaan Daerah Kota Kendari, Senin (25/3/2024)/Ist

KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Bank Sultra menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Layanan dan Inovasi Teknologi Keuangan serta Penerimaan Daerah Kota Kendari, pada Senin (25/3/2024).

Pada kesempatan itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Muhammad Yusup mengungkapkan bahwa kesepakatan bersama serta perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan.

“Ini adalah salah satu bentuk optimalisasi pendapatan daerah dan retribusi daerah agar lebih mudah, cepat, tepat sasaran, efektif, efisien, akuntabel dan inovatif serta sistem pengelolaan keuangan melalui online sistem yang memberikan manfaat bagi kita semua serta seluruh masyarakat Kota Kendari,” ucapnya, dikutip dari kendarikota.go.id.

Baca Juga:  Pemkot Imbau Warga Kendari Waspada DBD di Musim Penghujan

Dia mengatakan, penyelenggaraan penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama ini sangat mendukung peningkatan pendapatan daerah Kota Kendari.

Untuk itu, Pj Wali Kota Kendari meminta kepada kepala OPD pemungut pajak daerah dan retribusi daerah agar dapat meningkatkan intensitas perjanjian kerja sama sesuai dengan peraturan Perundang Undangan yang berlaku dan memberikan inovasi-inovasi baru, guna mendukung akselerasi peningkatan pembangunan Kota Kendari secara berkelanjutan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kota Kendari yang aman, nyaman, bahagia.

Baca Juga:  RSUD Kota Kendari Resmi Miliki Unit Dialisis, Permudah Layanan Pasien Cuci Darah

“Dengan adanya kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama ini diharapkan dapat menjadi salah satu pendekatan inovatif untuk meningkatkan tata kelola penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah. Selain itu juga meningkatkan nilai efektifitas dan efisiensi dalam tata kelola keuangan berbasis online dengan sistem yang terintegrasi,” tukas Muhammad Yusup.

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!