Asmawa Tosepu Ingin Kota Kendari Jadi Etalase Sulawesi Tenggara

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu (kiri) bersama Anggota DPR RI, Hugua (kedua dari kiri) dan Irjen Kemendagri, Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw (ketiga dari kiri) dalam malam puncak HUT ke-192 Kota Kendari yang digelar di pelataran Tugu Religi eks-MTQ Kendari/dok. kendarikota.go.id.

KENDARI – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-192 Kota Kendari telah berakhir, Jumat (12/5/2023) malam.

Kegiatan ditutup dengan malam puncak peringatan yang diisi ramah tamah yang dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang diwakili Irjen Kemendagri, Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw di pelataran Tugu Religi eks-MTQ Kendari.

Malam puncak HUT ke-192 Kota Kendari itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Irjen Kemendagri. Selain itu, juga dimeriahkan oleh grup Band Armada yang disaksikan oleh ribuan penonton.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menyebut tema besar yang diangkat dalam peringatan HUT Kota Kendari tahun ini adalah ‘Kendari Bergerak Menuju Kota yang Maju, Mandiri, Sejahtera dan berkeadilan’.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Sultra 18 Oktober 2025, Ada Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Menurutnya, tema tersebut berkaitan dengang posisi strategis Kota Kendari sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Sebagai ibu kota provinsi tentu daerah ini atau kota ini ingin kita jadikan sebagai etalase Provinsi Sulawesi Tenggara, jadi referensi kabupaten kota lain paling tidak yang ada di Sulawesi Tenggara terkait bagaimana tata kelola pemerintahan, bagaimana pelaksanaan pembangunan, bagaimana pembinaan kemasyarakatan,” ucap Asmawa dikutip dari laman kendarikota.go.id.

Sehingga kata Pj Wali Kota, untuk mewujudkan tema tersebut, dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat Kota Kendari termasuk dunia usaha dan swasta.

Baca Juga:  Biaya Masuk Pantai Nambo Bikin Resah Warga Sekitar, Wali Kota Turun Tangan

Di momentum ini Asmawa juga menyampaikan apresiasi warga Kota Kendari dan seluruh jajaran yang telah mendukung pengabdiannya sekira 6 bulan di daerah tersebut.

Sehingga tugas dan tanggung jawab lainnya yang belum terselesaikan akan dituntuntaskan sesuai dengan kebijakan yang sudah ditetapkan.

“Bahwa masih banyak terdapat hal-hal yang perlu kita benahi, sehingga itu menjadi tugas dan tanggung jawab serta menjadi pekerjaan rumah kami untuk bisa menuntaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan untuk dilaksanakan di Kota Kendari ini,” pungkasnya. *

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!