BAUBAU – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB) Kota Baubau menggelar kegiatan pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dan Program Bangga Kencana di Lapangan oleh PKB/PLKB tingkat Kota Baubau di Hotel Mira, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan ini digelar guna meningkatkan kapasitas dan pemahaman para kader IMP dan tenaga lini lapangan.

Kepala DPPKB Baubau, Fanti Frida Yanti mengatakan Bangga Kencana adalah program pemerintah yang singkatannya adalah pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana yang bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas yang hidup di lingkungan yang sehat dan berupaya terus untuk meningkatkan taraf kehidupan dengan berbagai aspek baik perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi dan pengelolaan kependudukan.

Baca Juga:  Pemkot Baubau Pacu Pengembangan SDM Lewat Festival Literasi

“Kalau bicara keluarga berencana bukan hanya diampu satu bidang secara teknis yaitu UKS tapi semua bidang bagaimana bidangnya bergerak memastikan keluarga-keluarga atau calon-calon keluarga yang benar-benar siap secara fisik dan mental, ekonomi, sosial dan seterusnya termasuk KB benar-benar dipastikan sudah siap calon ibu dan juga calon bapaknya secara fisiknya dan mentalnya,” ujar Fanti.

Ditambahkan, pada permulaannya kependudukan memastikan data keluarga ter-update dan data ini kemudian dikumpulkan dan digunakan pada peruntukkannya dan kemudian akan ditentukan OPD mana yang akan mengampu datanya variable A.B dan C.

Baca Juga:  Harga Pupuk di Baubau Turun hingga 63 Persen, Diharap Tekan Biaya Produksi Petani

Keberhasilan program PPKB peruntukannya ditentukan oleh sejauh mana kwalitas kinerja dalam hal ini kader IP di institusi dan masyarakat .

Diungkapkan, DPPKB Baubau dalam menyampaikan program pemerintah betapa pentingnya program Keluarga berencana dan dalam mengedukasi masyarakat bahwa betapa pentingnya program keluarga kependudukan dan keluarga berencana agar berkualitas dilingkungan Kota Baubau.

Karena seiring dengan perkembangan teknologi dan menyebarnya informasi serta disinformasi dan hoaks.

Oleh karena itu, seluruh penyuluh KB menjadikan PPKB menjadi sarana dan prasarana penyebaran informasi di masyarakat.

 

**