Konawe  

DPRD Konawe Gencar Genjot PAD dari Kawasan Industri Morosi

KONAWE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe menunjukkan keseriusannya dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor industri.

Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan oleh pimpinan dan anggota DPRD Konawe ke PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Kecamatan Morosi pada Rabu, 12 Maret 2025.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya didampingi Wakil Ketua II, Nasrullah Faizal serta para Ketua Komisi I, II, dan III.

Kedatangan mereka disambut dengan hangat oleh jajaran manajemen perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) tersebut.

Baca Juga:  Program 2026 Dimatangkan, Kinerja 2025 Jadi Cermin Perbaikan DPRD Konawe

“Manajemen perusahaan VDNI menyambut kami dengan sangat baik, ini adalah bentuk sinergitas yang positif dalam upaya kita bersama mengawal investasi di Kabupaten Konawe,” ungkap Nasrullah Faizal, Wakil Ketua DPRD Konawe, memberikan apresiasi atas sambutan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, DPRD Konawe fokus pada upaya memaksimalkan potensi PAD dari kawasan industri Morosi.

Beberapa potensi PAD yang menjadi sorotan adalah Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Pajak Penerangan Jalan (PPJ), dan potensi lainnya yang dapat digali.

 

“Kami berupaya untuk memastikan bahwa potensi PAD dari sektor industri ini dapat dioptimalkan, sehingga memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah,” jelas Wakil Ketua II DPRD Konawe.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Konawe Dorong Lonjakan Kualitas Guru PPPK, Bukan Sekadar Status

Selain membahas potensi PAD, DPRD Konawe juga mendesak PT VDNI untuk segera menyelesaikan tunggakan PPJ tahun 2024.

Hal ini menunjukkan komitmen DPRD Konawe dalam menegakkan aturan dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pajak.

Kunjungan kerja ini merupakan langkah konkret DPRD Konawe dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor industri, sekaligus memastikan bahwa investasi yang masuk memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan daerah.

 

**/adv

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!