Konawe  

Revitalisasi Kota Unaaha Diduga Mangkrak, Konsorsium NGO Sultra Mengadu ke Kejari Konawe

Papan proyek revitalisasi Kota Unaaha yang dikerjakan oleh PT Apro Megatama/Ist

KONAWE – Konsorsium Non Goverment Organization (NGO) Sulawesi Tenggara (Sultra) mempertanyakan status pekerjaan revitalisasi Kota Unaaha yang di kerjakan oleh PT Apro Megatama yang diduga mangkrak.

Aduan tersebut disampaikan NGO Sultra dalam aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe, Selasa (13/6/2023).

Ketua DPD LIPAN Sultra, Satriadin yang tergabung dalam Konsorsium NGO Sultra adalam orasinya menyampaikan, pihak kejaksaan sebagai salah satu lembaga yang mengawasi pekerjaan tersebut harus segera mengungkap dugaan kasus tersebut.

Baca Juga:  DPRD Konawe Sahkan Perda Perlindungan Lahan Pertanian: Stop Alih Fungsi, Ketahanan Pangan Harga Mati

“Anggaran sebesar Rp24 milliar tahun 2022 itu belum selesai sampai bulan ini. Beberapa item pekerjaan dalam revitalisasi Kota Unaaha tidak sesuai spesifikasi, diantaranya pengadaan lampu sensorik, dan pengadaan rumput taman, serta pekerjaan pemeliharaan banyak pekerjaan yang sudah rusak,” jelas Satriadin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/6/2023).

Dikatakannya, pihak kejaksaan juga mesti diuji dalam penegakkan korupsi di Kabupaten Konawe.

“Kasus yang ada di depan mata seharusnya diungkap oleh pihak kejaksaan, jangan ada hubungan mesra dengan alasan pendampingan atas pekerjaan tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Beraksi Ketiga Kalinya, Komplotan Pencuri Rokok di Konawe Diringkus

“Pihak kejaksaan harus benar-benar menuntaskan kasus tersebut,” katanya lagi.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe sudah mulai melakukan revitalisasi tahap pertama wilayah Kota Unaaha mulai dari simpang pos lalulintas Sat Lantas Polres Konawe di Kelurahan Tumpas kemudian di kawasan perkantoran di Kelurahan Inolobunggadue, Kecamatan Unaaha.

Revitalisasi Kota Unaaha ini menelan anggaran hingga Rp24,1 miliar yang bersumber dari APBD Tahun 2022 dengan jangka waktu pekerjaan 140 hari kalender.

**/erk

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!