Nelayan Asal Kendari yang Tenggelam di Perairan Tanjung Tiram Ditemukan, Begini Kondisinya

Proses evakuasi jasad Ramadansyah (40), nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di pesisir Desa Tanjung Tiram, Minggu (13/7/2025) pagi/dok. KKP Kendari

KONAWE SELATAN – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Ramadansyah (40), nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di pesisir Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Korban yang merupakan warga Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (13/7/2025) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) atau Basarnas Kendari, Amiruddin A.S menyebutkan korban ditemukan di perairan tersebut pada kedalaman 8 meter, sekitar 45 meter arah timur laut dari titik terakhir dirinya terlihat.

Baca Juga:  Dana Alokasi Umum 2026 di Sultra Dipangkas Jadi Rp8 Triliun, Begini Rinciannya

“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Amiruddin.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Baca Juga:  Warga di Konawe Selatan Tolak Perluasan Lahan Sawit di Kawasan TN Rawa Aopa Watomohai

Diketahui, Ramadansyah dilaporkan hilang saat mencari ikan bersama rekannya di pesisir Desa Tanjung Tiram pada Sabtu (12/7/2025) malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Menurut kesaksian rekannya, dia sempat mendengar teriakan minta tolong dari arah korban.

Namun saat menuju sumber suara, korban sudah tidak terlihat, yang ditemukan hanya peralatan milik korban berupa tombak dan senter.

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!