Rachmat Gobel: Cari Cara Agar Pemuda Tertarik Bertani

Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang), Rachmat Gobel saat melakukan ceramah umum di hadapan para pegawai pemerintahan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Jumat (17/3/2023)/dok. Kominfo Sultra.

Pada sisi lain, katanya, dunia masih terus dihantui oleh perubahan iklim yang membuat pertanian terganggu. Perang Ukraina-Rusia, katanya, memiliki dua dampak besar.

Pertama, suplai pangan terganggu karena masalah boikot serta transportasi yang mahal dan iklim transportasi yang diganggu sabotase.

Kedua, harga pupuk melonjak sehingga harga produk pertanian ikut melonjak, suplai pupuk terganggu, dan daya beli petani terhadap pupuk menurun. Sedangkan perubahan iklim memiliki dampak terhadap pola tanam dan produksi pertanian.

Baca Juga:  Dana Alokasi Umum 2026 di Sultra Dipangkas Jadi Rp8 Triliun, Begini Rinciannya

“Karena itu, ke depan pertanian makin menduduki posisi strategis. Ancaman krisis pangan merupakan hal yang nyata,” katanya.

Hanya saja, kata Gobel, para petani Indonesia umumnya berusia tua. “

Baca Juga:  Beasiswa UKT/SPP Setara Konawe Selatan 2026, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Generasi muda kurang tertarik. Ini ada sebabnya, yaitu pendapatan petani relatif kecil dibandingkan dengan profesi lain,” imbuhnya.

Untuk itu, dia mengajak semua pihak untuk mencari solusinya. Salah satunya adalah dengan meningkatkan produktivitas pertanian.

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!