Perusahaan Tambang Bukan Logam di Sultra Dapat Kuota Resmi, Ini Daftarnya

Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara

KENDARI – Sejumlah perusahaan tambang bukan logam di Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi mendapatkan kuota produksi di tahun 2026.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Minerba Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Muh. Hasbullah Idris bahwa daftar persetujuan kuota produksi tersebut berdasarkan dokumen RKAB tahun 2026.

Persetujuan tersebut mencakup perusahaan tambang mineral bukan logam dan batuan di sejumlah wilayah Sultra.

“Kuota ini menjadi acuan resmi dan harus dipatuhi oleh seluruh pemegang IUP,” kata Hasbullah dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Hasbullah juga akan memastikan terlaksananya pengawasan perusahaan tambang tersebut agar aktivitas pertambangan tetap sesuai aturan dan berkelanjutan.

Daftar Perusahaan Tambang Bukan Logam

Berikut daftar perusahaan tambang bukan logam yang mendapat kuota produksi, termasuk lokasi, komoditas, dan jumlah kuota produksinya, yakni:

  1. PT Naga Mas Sultra – Konawe Selatan – Pasir Kuarsa – 450.000 ton.
  2. PT Hangtian Nur Cahaya – Konawe Selatan – Pasir Kuarsa – 1.500.000 ton.
  3. PT Citra Khusuma Sultra – Konawe Selatan – Batu Gamping – 1.040.000 ton.
  4. PT Gasing Sulawesi – Kolaka – Pasir Kuarsa – 180.000 ton.
  5. CV Ilyas Karya – Konawe Selatan – Batu Gamping – 2.000.000 m3.
  6. PT Hoffmen Energi Perkasa – Konawe Selatan – Batu Gamping – 490.000 ton.
  7. PT Ramadhan Moramo Raya – Konawe Selatan – Batu Gamping – 295.762 ton.
  8. PT Diamond Alfa Propertindo – Buton Tengah – Kalsit – 360.000 ton.
  9. PT Hikmah Riana Mandiri – Konawe Utara – Batu Gamping – tidak tercantum.
  10. PT Bintang Morosi Sejahtera – Konawe Utara – Batu Gamping – 75.000 m3.
  11. PT Bintang Energi Mineral – Konawe Selatan – Pasir Kuarsa – 600.000 ton dan 230.769 m3.
  12. PT Lintas Stone Mineral – Konawe Selatan – Batu Gamping – 230.000 ton.
  13. CV Cahaya Alam Nusantara – Konawe Selatan – Batu Gamping – 39.673 m3.
  14. PT Kreasi Karbonat Utama – Konawe Selatan – Batu Gamping – 480.000 ton.
  15. PT Wirsha Mineral Indonesia – Konawe Utara – Batu Gamping – 300.000 ton.
  16. PT Kasmar Poleang Raya – Bombana – Pasir Kuarsa – 3.000.000 ton.
  17. PT Bukit Gamping Resources – Buton Tengah – Batu Gamping Industri – 2.400.000 ton.
  18. PT Bumi Niaga Mandiri – Konawe Utara – Pasir – 83.950 ton.
Baca Juga:  Warna Baru Ekonomi Kepulauan Buton: Ubur-ubur Mulai Diekspor ke Negeri Tirai Bambu
Baca Juga:  Andi Sumangerukka: Meritokrasi Jadi Dasar Pengisian Jabatan ASN Lingkup Pemprov Sultra

 

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!