KENDARIPameran Ekonomi Kreatif dan Pariwisata menjadi salah satu rangkaian dalam Rapat Koordinasi Nasional Produk Hukum Daerah (Rakornas PHD) yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (27/8/2025).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf) Teuku Riefky Harsya, didampingi Wakil Gubernur Sultra, Hugua, Sekretaris Daerah, serta para bupati se-Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Hugua menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kemenkraf yang dinilai sebagai bentuk perhatian besar dan dukungan nyata pemerintah pusat terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Sulawesi Tenggara.

“Pelaksanaan pameran ini menjadi ruang yang mempertemukan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan masyarakat Sultra,” ujar Hugua.

Baca Juga:  289 Desa Wisata di Sultra Sudah Bisa Akses Internet dengan Baik

“Selain itu, juga menjadi sarana mempromosikan produk-produk lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekonomi kreatif dan UMKM dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menegaskan harapan agar pameran ini mampu melahirkan jejaring bisnis yang lebih luas, peluang kerja sama, serta inovasi pemasaran berbasis digital.

“Kita ingin produk Sultra terus naik kelas dan berdaya saing, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar global,” tambahnya.

Sementara itu, Menkraf Teuku Riefky Harsya menilai perkembangan ekonomi kreatif di Bumi Anoa menunjukkan pertumbuhan yang pesat.

Pemerintah pusat, hadir untuk mendukung komitmen para kepala daerah dalam mendorong industri kreatif.

“Ekonomi kreatif bukan hanya sebatas UMKM, melainkan sebuah industri yang dapat membuka lapangan pekerjaan, membuka investasi, bahkan ekspor produk-produk unggulan se-Sulawesi Tenggara,” kata Menkraf.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca 8 Agustus 2025: Siang dan Sore Hujan di Sebagian Wilayah Sultra

“Dengan demikian, keberadaannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, sekaligus menciptakan peluang kerja baru,” jelasnya.

Usai meresmikan, Menkraf bersama rombongan berkeliling mengunjungi berbagai stand UMKM yang menampilkan ragam produk unggulan, mulai dari kain tenun khas berbagai daerah di Sultra, kerajinan tangan, hingga aneka makanan khas.

Pameran ini menjadi wujud nyata kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata di Sultra, sekaligus membuka jalan bagi produk lokal untuk tampil di kancah nasional maupun internasional.

**