Sikap Kader Golkar di Sultra soal Wacana Munaslub Gantikan Airlangga

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto / Ist

KENDARI – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebelumnya menyampaikan nasib kepemimpinan Airlangga Hartarto di Partai Golkar tergantung kader di daerah.

Diketahui pernyataan Bamsoet merespon wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar yang ingin mengganti Airlangga.

Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), syarat menggelar Munaslub yakni adanya desakan atau usulan dari dua pertiga pengurus DPD tingkat provinsi.

Baca Juga:  Muscab V IBI Buton, Bupati Tekankan Pentingnya Peran Bidan dalam Pembangunan Kesehatan

DPD Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Sekretaris DPD, Muhamad Basri mengungkapkan Golkar Sultra tidak memikirkan untuk Munaslub. Golkar di daerah termasuk di Sultra solid terhadap kepemimpinan Airlangga.

“Mengapa? alasan kami ya nanti 2024 kan ada Munas ngapain kita buru-buru mau Munaslub sedangkan kita sedang memikirkan bagaimana kita memenangkan Pemilu 2024,” ucap Basri melalui sambungan telepon, Jumat (28/7/2023).

Baca Juga:  628.537 Kendaraan di Sultra Menunggak Pajak, Kendari Terbanyak

Lanjut Basri, saat ini Golkar di Sultra sedang fokus dalam menghadapi Pemilu 2024 yang pelaksanaannya tersisa 6 bulan lagi.

Basri juga menilai pelaksanaan Munaslub tak memiliki keuntungan jikalau Golkar di Pemilu 2024 justru tidak keluar sebagai partai pemenang.

“Sabarlah kan 2024 sudah dekat, itu kalau menurut saya,” pungkasnya.

**/mus

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!