KENDARI – Sedikitnya, dua kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyatakan diri maju bertarung di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kendari 2024.

Adalah Sulkarnain Kadir dan Sudirman. Sulkarnain merupakan Ketua MPW DPW PKS Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga mantan Wali Kota Kendari periode 2017-2022.

Sedangkan, Sudirman adalah Ketua PKS Muda Sultra dan saat ini pria yang akrab disapa imenk itu sedang menjabat Anggota DPRD Sultra periode 2019-2024.

Ketua DPW PKS Sultra Yaudu Salam Ajo mengatakan partai membuka ruang seluas-luasnya kepada kader yang ingin maju bertarung di Pilkada.

Baca Juga:  Stok Beras Bulog Menguning, DPR Sebut Kebijakan Kementan-Bapanas Lambat dan Berbelit

Bahkan tak hanya kader, partai peraih kursi terbanyak di Pilcaleg DPRD Kota Kendari 2019 itu membuka ruang kepada tokoh-tokoh masyarakat yang ikut dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Prinsipnya kalau pencalonan Pilkada, PKS selalu membuka untuk semua. PKS tidak hanya konsen hanya satu orang,” ucap Yaudu kepada HaloSultra.com. Jumat (31/3/2023).

Yaudu menjelaskan pada akhirnya siapa yang diberi tiket oleh partai untuk maju bertarung ditentukan pada tingkat elektabilitas maupun penerimaan masyarakat.

“Karena PKS sifatnya terbuka dan siapapun bisa mencalonkan nanti kita akan lihat prosesnya. Kita lihat basisnya di masyarakat dan yang paling penting penerimaan masyarakat.

Baca Juga:  La Ode Darwin Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Ketua Golkar Sultra

“Biar juga kader PKS kalau penerimaan masyarakat sudah tidak ada kan kita tidak mungkin paksakan,” pungkas mantan anggota DPRD Sultra 3 periode ini.

Diketahui untuk memuluskan jalan figurnya nanti di Pilkada Kota Kendari, PKS menargetkan 15 kursi DPRD Kota Kendari pada Pileg 2024 ke depan.

Dengan jumlah kursi tersebut, PKS bisa mengusung satu pasangan calon wali kota meksipun tanpa harus koalisi dengan partai lain. Sebab, untuk bisa mengusung satu pasangan calon sendiri partai politik minimal memperoleh 7 kursi DPRD kota. ***