Kasus Gadis yang Tewas Usai Aborsi di Kolaka, Polisi Tetapkan Tersangka

Dua tersangka dalam kasus gadis yang tewas usai aborsi di Kolaka saat dijebloskan ke dalam sel tahanan untuk proses penyidikan lebih lanjut/Ist
Dua tersangka dalam kasus gadis yang tewas usai aborsi di Kolaka saat dijebloskan ke dalam sel tahanan untuk proses penyidikan lebih lanjut/Ist

Korban sempat meminum air racikan buah nanas

Korban MF yang ditemukan tewas di sebuah wisma di Jalan TMD, Kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka pada Senin (13/2/2023) lalu/Ist
Korban MF yang ditemukan tewas di sebuah wisma di Jalan TMD, Kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka pada Senin (13/2/2023) lalu/Ist

Diberitakan sebelumnya, MF tewas diduga akibat pendarahan saat akan melakukan percobaan aborsi di dalam kamar sebuah wisma di Kolaka pada Senin (13/2/2023) lalu.

Kapolres Kolaka, AKBP Resza Ramadiansyah mengatakan, korban diketahui tengah hamil sekitar tiga bulan sejak Desember 2022 lalu.

Awalnya, pada 11 Februari 2023 pacar korban berinisial IR  memberikan buah nanas muda dengan maksud sebagai obat untuk menggugurkan janin yang dikandung korban MF.

Baca Juga:  Dirjen Dukcapil ke Konsel, Apresiasi Inovasi Pelayanan dan Dorong Integrasi di MPP

Selanjutnya, pada 12 Februari 2023 korban menelepon IR  untuk datang ke rumahnya karena merasa kesakitan akibat pendarahan akibat racikan buah nanas yang diminumnya.

IR kemudian menjemput MF untuk diajak ke wisma tersebut. IF juga mengajak temannya berinisial H.

“Sekitar pukul 15.00 WITA, korban, pacar korban dan temannya tiba di wisma dan masuk ke kamar nomor tiga. Korban masih kesakitan akibat pendarahan,” jelas Kapolres.

Baca Juga:  Korupsi RSUD Koltim, Abdul Azis Jalani Sidang Perdana di PN Kendari

Tak lama kemudian,  H meninggalkan korban dan pacarnya di dalam kamar itu.

Menurut keterangan rekan kuliah korban berinisial WD, korban sempat menghubunginya untuk datang ke wisma sekitar pukul 17.30 WITA, tetapi WD mengatakan bahwa dirinya sedang sibuk dan tak bisa datang. WD berjanji akan datang esok hari.

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!