Pembelajaran di SD Puusuli Terganggu, Diduga Akibat Aktifitas Pertambangan PT BNN

KENDARI – Para siswa Sekolah Dasar (SD) di desa Puusuli, Kecamatan Andowia , kabupaten Konawe Utara (Konut) dihantui perasaan takut dan khawatir karena aktivitas para penambang akan mengancam keselamatan para siswa.

Akibat rasa takut itu puluhan anak siswa Sekolah Dasar (SD) di desa Puusuli itu, menutup akses jalan yang dilalui truk pengangkut dari aktivitas tambang

Baca Juga:  Desember 2025, Kasus HIV/AIDS di Kota Kendari Tembus 8.909 Orang

Perlu diketahui, bahwa perusahaan yang melakukan aktivitas pertambangan yang mengakibatkan anak SD blokade jalan marupakan perusahaan PT BNN. Diduga melakukan pertambangan tanpa memikirkan masyarakat setempat.

Pasalnya saat melakukan pertambangan, pihak perusahaan tidak adanya respon untuk melakukan perbaikan atas dampak yang mereka lakukan seperti rusaknya jalanan umum.

Baca Juga:  Pemprov Sultra Usul Perbaikan 141 SMA, SMK, SLB 2026 ke Kemendikdasmen

Salah satu masyarakat setempat yang tak ingin disebutkan namanya menjelaskan, bahwa yang melakukan aktivitas pertambangan di desa tersebut adalah PT BNN.

“PT BNN yang sedang diduga melakukan pertambangan. Hingga mengakibatkan jalan rusak dan mata air juga rusak akibat pertambangan itu,” singkatnya

Ia berharap, kepada pemerintah segera melakukan tindakan kepada perusahaan yang menambang.

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!