KENDARI – Pelaksanaan Pemilu 2024 tidak hanya dilaksanakan secara prosedural tetapi penyelenggara Pemilu juga harus dapat memahami ketentuan perundang-undangan pelaksanaan Pemilu.

Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu dalam sambutannya di hadapan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Kendari yang dilantik hari ini, Selasa (24/1/2023).

Asmawa menitipkan harapan agar pesta demokrasi di Kota Kendari pada tahun 2024 dapat berjalan bebas, adil dan jujur.

Baca Juga:  Tega! Kakek di Kendari Setubuhi Cucu Kandung, Korban Diimingi Uang Rp100 Ribu

“Bapak ibu saudara saudara baik PPS maupun PPK adalah salah satu ujung tombak pelaksanaan pesta demokrasi yang nanti akan menentukan warna demokrasi kita lima tahun ke depan,” kata Asmawa.

“Pelantikan hari ini bukan hanya sekedar kebanggan tetapi ada rasa tanggungjawab yang besar untuk melaksanakan tanggungjawab yang termuat dalam fakta integritas,” sambungnya.

Dirinya mengingatkan pelaksanaan pemilu yang merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat untuk lima tahun ke depan ini mesti berjalan dengan jujur, bebas, baik dan adil sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Pria Pencuri 7 AC di Kendari Dibekuk Polisi

“Saya berharap kepada seluruh stakeholder agar bisa bersinergi dalam Pemilu 2024 ini, dengan memahami tugas-tugas fungsinya secara profesional dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Untuk diketahui, sekira 600 PPK dan PPS se-Kota Kendari yang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatannya untuk Pemilu serentak tahun 2024 mendatang. *