Peringati Hari Dharma Samudera, Lanal Kendari Tabur Bunga di TMP

Komandan Lanal Kendari, Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari saat melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Watubangga, Kota Kendari, Jumat (13/1/2023)/Andri Sutrisno, HaloSultra.com
Komandan Lanal Kendari, Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari saat melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Watubangga, Kota Kendari, Jumat (13/1/2023)/Andri Sutrisno, HaloSultra.com

KENDARI – Mengenang jasa para pahlawan yang gugur di medan perang serta memperingati Hari Dharma Samudera, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari menggelar ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Watubangga Kota Kendari, pada Jumat (13/1/2023).

Komandan Lanal (Danlanal) Kendari, Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari mengatakan pelaksanaan ziarah dan tabur bunga ke makam pahlawan tersebut untuk mengenang pertempuran Laut Arafuru yang terjadi pada tahun 1962.

“Ziarah rombongan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera. Hari Dharma Samudera itu mengenang pertempuran laut Arafuru,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, Hari Dharma Samudera bukan hanya dijadikan sebagai peringatan wafatnya parah pahlawan, melainkan menjadikan contoh perilaku dan keberanian, terutama perjuangan Tentara Indonesia yang bertempur melawan Belanda untuk pembebasan Irian Barat (Papua) di Perairan Maluku.

Baca Juga:  Damkar Kendari Tangani 138 Kasus Kebakaran Sepanjang 2025

“Hari Dharma Samudera itu mengenang pertempuran laut Arafuru yaitu rencana perebutan Irian Barat oleh tiga KRI yaitu Macan Tutul, Macan Kumbang dan Harimau. Pada saat itu dipimpin oleh Komodor Yos Sudarso kemudian Kolonel (Laut) Sudomo untuk merebut Irian Barat,” ujar dia.

Namun, lanjut Danlanal Kendari, usaha yang gagah berani tersebut digagalkan oleh pasukan Belanda yang menghadang di lautan.

Baca Juga:  68 Santri Ponpes di Kendari Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan Makanan

“Inilah pertempuran laut terbesar di zaman pasca kemerdekaan sehingga setiap tanggal 15 Januari itu ada upacara tabur bunga dan sebelum upacaranya dilaksanakan dilakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan,” tuturnya.

Melalui momentum ini, Danlanal mengajak seluruh jajarannya untuk selalu mengenang jasa-jasa para pahlawan dan menanamkan jiwa patriotisme, dan pengorbanan terhadap bangsa dan negara.

“Mungkin sekarang sudah tidak ada perang lagi, namun tanpa jasa-jasa para pahlawan kita tidak bisa menikmati kemerdekaan ini  sampai dengan saat ini. Harapan saya semuanya harus mengisi pembangunan dengan menunjukkan kinerja yang terbaik untuk bangsa dan negara,” pungkasnya. ***

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!