Tingkat Pengangguran Terbuka di Sultra Capai 3,33 Persen

Ilustrasi pengangguran dan pencari kerja

KENDARI – Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada November 2025 sebanyak 1.460,22 ribu orang, turun 22,98 ribu orang dibanding Agustus 2025.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turun sebesar 1,42 persen poin dibanding Agustus 2025.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, MA dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis 5 Februari 2026.

Baca Juga:  Ketua TP-PKK Sultra Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Bangun Budaya Antikorupsi

Dijelaskan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) November 2025 sebesar 3,33 persen, naik 0,02 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2025.

“Penduduk yang bekerja sebanyak 1.411,66 ribu orang, turun sebanyak 22,37 ribu orang dari Agustus 2025,” ungkapnya.

Lapangan usaha yang mengalami peningkatan persentase terbesar dari Agustus 2025 adalah kategori Jasa Lainnya (0,65 persen poin).

Baca Juga:  Melihat Aktivitas Satgas Ekoteologi yang Rutin Bersih-bersih Venue STQH 

Sementara lapangan usaha yang mengalami penurunan terbesar yaitu Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (1,45 persen poin).

“Sebanyak 825,96 ribu orang (58,51 persen) bekerja pada kegiatan informal, turun 2,62 persen poin dari Agustus 2025,” kata Hadi.

Tingkat setengah pengangguran turun sebesar 1,70 persen poin dan tingkat pekerja paruh waktu turun sebesar 0,20 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

 

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!