Ragam  

Sriwijaya Air Resmi Buka Rute Makassar-Muna Barat

MUNA BARAT – Maskapai Sriwijaya Air secara resmi melayani penerbangan perdana rute Ujung Pandang (Makassar) – Muna Barat pergi pulang (pp) mulai Kamis, 15 Januari 2026.

Pembukaan rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara.

Penerbangan perdana dengan nomor UPG-RAQ SJ534 dan RAQ-UPG SJ535 ini dilayani oleh pesawat Boeing 737-500. Maskapai akan beroperasi tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Pesawat tersebut memiliki kapasitas 130 kursi, namun untuk sementara dibatasi menjadi 120 kursi guna menyesuaikan kondisi landasan pacu Bandar Udara Sugimanuru.

Bandar Udara Sugimanuru, yang terletak di Kabupaten Muna Barat, memiliki landasan pacu sepanjang 1.600 x 30 meter, memadai untuk didarati pesawat sekelas B737-500. Dengan luas terminal penumpang 1.800 meter persegi, bandara ini mampu melayani hingga 42.432 penumpang per tahun.

Pada penerbangan perdana tersebut, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, Capt. Mauludin, dan Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena, turut serta sebagai penumpang.

Baca Juga:  Prediksi Jadwal Libur Sekolah Ramadhan 2026 di Sultra

Kedatangan mereka disambut oleh Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara Muh. Rajulan, Bupati Muna Barat La Ode Darwin beserta jajaran, serta Kepala Kantor UPBU Sugimanuru M. Khusnudin.

“Rute ini menghubungkan langsung Pulau Muna dengan Makassar tanpa harus melalui jalur darat dan laut yang panjang. Sehingga waktu dan biaya perjalanan lebih efisien,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kehadiran akses udara yang lebih cepat ini diharapkan mempermudah pelaku usaha untuk menjangkau pasar baru dan memperluas jaringan bisnis ke luar daerah.

Produk lokal seperti hasil laut, kerajinan, dan produk UMKM dari Muna Barat kini memiliki jalur distribusi yang lebih efisien menuju kota-kota besar dengan mencermati adanya peningkatan potensi investasi karena pelaku usaha dan investor dapat dengan cepat mengakses peluang usaha di tiga kabupaten, yaitu Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah.

Dari sektor pariwisata, rute ini akan memudahkan wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan Pulau Muna. Kawasan ini dikenal dengan gugusan pulau-pulau kecil berpasir putih dan laut yang masih alami, seperti Pulau Rangku, Pulau Gala Kecil, dan Pulau Indo, yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Baca Juga:  Jadwal Libur Nataru 2025, Catat Tanggalnya

Kepala Kantor UPBU Sugimanuru, M. Khusnudin, menambahkan harapannya. “Kami berharap dengan masuknya Sriwijaya Air di Pulau Muna tidak hanya membuka konektivitas masyarakat Pulau Muna tapi juga membuka lapangan pekerjaan baru sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat,” tuturnya.

Jefferson Irwin Jauwena menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat pada penerbangan perdana ini. Ia berharap tingkat keterisian penumpang terus terpenuhi agar penerbangan dapat berjalan secara mandiri dan subsidi dapat dialihkan ke sektor lain di masa mendatang.

“Maskapai Sriwijaya Air melayani rute Makassar–Muna Barat dan sebaliknya sebanyak tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu, mulai 15 Januari 2026. Harga tiket penerbangan ini berada di kisaran Rp700 ribuan, jauh lebih terjangkau dibandingkan jalur transportasi alternatif yang ada sebelumnya,” tutup Jefferson.

 

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!