KENDARI – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua mengimbau masyarakat Sultra untuk saling menjaga ketertiban dan kondusifitas.

Imbauan tersebut disampaikan Hugua menanggapi eskalasi aksi demonstrasi mahasiswa yang terjadi di Jakarta yang juga merembet hingga di Sultra.

“Saya mengimbau kepada masyarakat dan mahasiswa, bahwa hanya kitalah yang bisa saling menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Hugua usai mengikuti launching Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di Halaman Kantor Kecamatan Kadia secara daring pada Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga:  Pemprov Sultra Siapkan 200 Hektar Lahan untuk Markas Kopassus di Kendari

“Hanya kitalah yang membuat Sulawesi Tenggara ini kondusif,” tambahnya.

Menurut Hugua, tidak ada manfaat dengan membuat keributan dan saling menyalahkan. Menurutnya, pihak yang terdampak dengan kondisi yang tidak aman adalah keluarga.

“Bagaimana perbedaan-perbedaan ini kita jadikan kesamaan, sehingga kita bisa bersatu dan bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Sulawesi Tenggara 15 Juli 2025, Pagi dan Malam Umumnya Cerah Berawan

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa di Kendari melakukan demonstrasi terkait tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta.

Jumat (29/8/2025) sore, ratusan massa yang awalnya menggelar aksi damai dengan membakar ban sempat bersitegang dengan menggoyang pagar Mapolda Sultra hingga jebol.

 

***