Potensi Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter di Wilayah Perairan Sultra, Nelayan Diminta Waspada

Ilustrasi gelombang tinggi/Ist.

KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Kendari, kembali mengeluarkan peringatan waspada dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Sultra.

Peringatan tersebut berlaku mulai 4 Oktober, pukul 20.00 WITA hingga 7 Oktober 2022 pukul 20.00 WITA.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Faizal Habibie mengatakan, pola angin umumnya dari Timur Laut sampai Tenggara dengan kecepatan 2 sampai 20 knot.

“Tinggi gelombang >1.25 meter-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di Perairan Utara Wakatobi bagian Timur, Perairan Selatan Wakatobi bagian Timur dan Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara bagian Selatan,” ujar Faizal dalam keterangan resminya, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Sultra 27 Oktober 2025, Kendari Diprediksi Diguyur Hujan Siang hingga Sore

BMKG berharap, memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran yakni perahu nelayan waspada dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kemudian, kapal tongkang awas dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal feri awas kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Baca Juga:  628.537 Kendaraan di Sultra Menunggak Pajak, Kendari Terbanyak

Sementara, kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar waspada dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap waspada,” imbuh Faizal. **

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!