Konawe  

Sempat Dinyatakan Hilang Selama 5 Hari, Nelayan di Konawe Ditemukan Selamat

Mustafa (55), nelayan asal Desa Sawapudo, Konawe saat berada di rumahnya usai sempat dinyatakan lima hari hilang di laut, Kamis (13/3/2025)/Ist

KONAWE – Mustafa (55), nelayan asal Desa Sawapudo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe akhirnya ditemukan dalam kondisi lemas setelah lima hari terombang-ambing di lautan luas. Dia ditemukan dalam keadaan tertidur di atas longboatnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S mengungkapkan bahwa Mustafa ditemukan oleh seorang nelayan bernama Rendi (25), warga Wawonii, pada Kamis (13/3/2025) pagi sekitar pukul 09.13 WITA.

“Korban ditemukan sekitar 22,84 nautical mile (NM) arah selatan dari lokasi kejadian atau sekitar 7 NM dari Pulau Wawonii. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tertidur di atas longboatnya dengan kondisi tubuh yang sudah lemas,” ujar Amiruddin.

Baca Juga:  Tak Ada Lagi Program Asal Jadi, Ketua DPRD Konawe Tegaskan Skala Prioritas RKPD 2027

Mustafa akhirnya kembali ke daratan setelah didera kejamnya laut selama lima hari. Dirinya pun segera dievakuasi ke Desa Sawapudo untuk mendapatkan perawatan. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Sebelumnya, Mustafa sempat dilapirkan hilang saat mencari cumi disekitar Perairan Kokoila, Kecamatan Menui, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu (8/3). Malam itu, lautan tampak bersahabat, hingga angin kencang tiba-tiba menerjang sekitar pukul 22.30 WITA.

“Tiga nelayan berhasil kembali ke kapal, tetapi korban tidak kunjung kembali. Pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat dilakukan, namun hasilnya nihil,” jelas Amiruddin.

Baca Juga:  Reses II di Amaroa, Ketua DPRD Konawe Perjuangkan Sumur Bor

Gelombang yang menderu seolah menelan Mustafa tanpa jejak. Harapan mulai samar, tetapi keluarganya tak pernah berhenti menanti. Operasi pencarian pun digelar, melibatkan berbagai unsur, termasuk Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, SROP Kendari, ABK Kapal Gae, serta masyarakat dan keluarga korban.

Sejumlah peralatan dikerahkan, mulai dari Rigid Inflatable Boat (RIB), longboat, kapal Gae, hingga peralatan medis dan komunikasi.

**

error: Konten ini tidak dapat dicopy!!