Sambangi Desa Pangkuri, Tina Nur Alam Serahkan Beasiswa PIP hingga Bantuan Rehab Masjid
BOMBANA – Kunjungan anggota Komisi X DPR RI Tina Nur Alam (TNA) di Kabupaten Bombana terus berlanjut.
Memasuki hari keempatnya di Bombana, TNA berkesempatan berkunjung ke Desa Pangkuri, Kecamatan Rarowatu, Rabu (18/10/2023).
Disana, TNA kembali menyalurkan beasiswa aspirasi Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2023 untuk siswa SD Negeri 60 Pangkuri.
Kepala SD Negeri 60 Pangkuri, Yusni bersama murid-muridnya menerima langsung kehadiran politisi NasDem itu.
“Kami sangat bersyukur atas kehadirannya bu Tina Nur Alam melihat dan memberi solusi terhadap kendala yang kami alami selama berada di daerah ini,” kata Yusni.
Dia menyebut para siswa di SD Negeri 60 Pangkuri telah dua kali menerima dana PIP dari TNA.
“Selama saya berada di SD Pangkuri sudah dua kali mendapat aspirasi PIP, murid-murid kami sebanyak 61 orang dan alhamdulillah sebagian sudah menerima aspirasi PIP ini,” jelasnya.
Disambung oleh Kepala Desa Pangkuri, Herdin meminta TNA menjawab keluhan dari murid-murid yang ada di sekolah tersebut.
“Kendala kami adalah jauhnya sekolah dari pemukiman warga membuat kurangnya murid di SD ini, kami harap agar ibu membantu anak-anak kami yang rata-rata rumahnya jauh dari sekolah,” kata Herdin.
“Dan juga kami harap ibu berkenan memberikan bantuan untuk rehab masjid kami, terutama pagarnya,” imbuhnya.
Menjawab itu, Ketua IKA FISIP UHO ini menanggapi apa yang menjadi keinginan dan harapan kepala sekolah maupun kepala desa selaku perwakilan warga.
“Insya Allah tahun depan seluruh murid-murid di SDN 60 Pangkuri ini bisa menerima beasiswa aspirasi PIP dari saya,” kata istri mantan Gubernur Sultra Nur Alam ini.
TNA berharap agar setelah kunjungannya ini, kuota beasiswa bagi SDN 60 Pangkuri dapat bertambah.
“Setiap tahunnya saya sudah menyerahkan kurang lebih 100 ribu orang beasiswa PIP ini dari tingkat SD, SMP maupun SMA, dan Insya Allah kedepannya bisa melebihi kuota tersebut,” harapnya.
“Karna keinginan saya agar seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara mendapatkan pendidikan yang sama tanpa memandang siapapun dia. Dan untuk rehabilitas masjid saya berikan bantuan dana sebesar Rp10 juta,” sanggupnya.
TNA juga meminta doa dan dukungan masyarakat Pangkuri atas niat dan tujuannya berjuang sebagai penyambung aspirasi masyarakat Sulawesi Tenggara.
“Jika ibu-ibu bersatu maka kita bisa mengangkat nama perempuan, terutama di Sulawesi Tenggara,” tutupnya.
**

Tinggalkan Balasan