KONAWE – Rekrutmen Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2023 yang sebelumnya dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kini berpindah oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Hal tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka.

Untuk di Kabupaten Konawe, proses rekrutmen Paskibraka telah masuk pada tahap penerimaan dan pendaftaran yang dilakukan secara online.

“Jadi pasca berpindahnya perekrutan Paskibraka dari Dispora ke Kesbangpol, itu juga disertai dengan keluarnya Peraturan Presiden tentang perekrutan Paskibraka dengan ada peraturan terkait dengan Paskibraka, mulai dari proses pendaftaran nasional dan daerah itu semuanya online,” ujar Kepala Badan Kesbangpol Konawe, Teri Indria, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga:  Camat Amonggedo Diduga Terlibat Muluskan Aktivitas Ilegal PT ST Nikel Resources di IUP PT BMS

Teri menjelaskan, sebelumnya Kesbangpol telah mensosialisasikan perihal perekrutan tersebut hingga ker setiap sekolah tingkat SMA/ SMK se-Konawe.

Lebih lanjut, Teri juga menyebut masa pendaftaran diperpanjang hingga tanggal 31 Maret 2023 yang sebelumnya tanggal 17 Maret 2023.

“Untuk pendaftaran paskibraka secara online telah mencapai 320 siswa, biar hari libur pendaftaran masih terbuka nanti setelah ditutup itu tanggal 31 Maret,” ungkapnya.

Teri menyampaikan, perekrutan Paskibraka dipantau oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Persyaratan yakni soal kesehatan, psikotes, Pancasila dan wawasan kebangsaan dan dipenuhi juga izin orang tua, serta ijin sekolah.

Baca Juga:  Pemkab Konawe Kirim 100 Ton Beras untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Kita sudah kirim di BPIP dan dipantau oleh BPIP,” imbuhnya.

Ditambahkannya pula, hal lainnya yang berbeda dengan Paskibraka mulai tahun 2023 ini adalah Paskibraka akan bertugas mulai 17 Agustus hingga 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila.

Pihaknya berharap, dengan sistem pendaftaran secara online, dapat melahirkan anak-anak calon paskibraka dan pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.

“Karena selepas paskibraka itu masih banyak tidak terputus itu paskibraka . Mereka itu jadi duta Pancasila. Saya berharap bisa menularkan pengetahuan mereka wawasan Pancasila kepada teman- temannya dan lingkungan sekitar mereka,” pungkasnya. **