KENDARI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memantau kesehatan warga yang tinggal di wilayah terdampak musibah banjir.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg. Fauziah menjelaskan untuk memudahkan pemberian pelayanan pada warga mereka menyediakan sejumlah posko kesehatan di lima lokasi terjadi banjir yakni Kampung salo, Lorong Lasolo, Tunggala Dalam (Baito), Jalan Transito Wua-wua dan Lorong Durian (Wua-wua).

Selain itu, pihaknya juga menyediakan layanan mobile di beberapa titik yakni, Jalan Segar Kecamatan Kadia, Kelurahan Pondambea Kecamatan Kadia, Kelurahan Bende Kecamatan Kadia, Kelurahan Tobuuha Kecamatan Puuwatu, Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga, Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga, dan Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia.

“Di 15 puskesmas melakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan di lokasi bencana dan melakukan rujukan ke puskesmas/rumah sakit jika diperlukan,” ungkap Wakil Direktur RSUD Kota Kendari ini seperti dikutip dari laman kendarikota.go.id.

Berdasarkan pelayanan yang dilakukan Dinkes Kendari pasca banjir, terdapat sejumlah keluhan yang disampaikan warga saat pemeriksaan kesehatan yaitu, Febris (Demam), ISPA (flu + batuk +demam), Hipertensi, Tinea corporis (gatal-gatal pada badan dan sela-sela jari kaki dan tangan), Myalgia (sakit pada badan, nyeri tulang, pegal-pegal), Cepalgia (Sakit kepala), Diare dan Gastritis ( mual, sakit lambung).

**