KENDARI – Musim kemarau berakhir dan kini memasuki musim penghujan. Sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2024, termasuk Kota Kendari.

Untuk mengatasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melaksanakan karya bakti di seluruh kecamatan yang ada di Kota Lulo ini.

Jumat (5/1/2024), Karya Bakti kembali digelar di Kecamatan Mandonga yang dipimpin langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari. Program ini akan dirutinkan dua kali seminggu dengan menyisir seluruh wilayah yang ada di Kota Kendari.

Pj. Wali Kota Kendari Muhammad Yusup mengungkapkan, karya bakti ini adalah program pemerintah dalam rangka mengantisipasi terjadinya banjir. Menurutnya, beberapa lokasi di Kota Kendari terjadi banjir setiap kali datang musim hujan.

“Kami bersama seluruh komponen masyarakat dan Forkopimda melakukan peninjauan untuk melihat di mana titik-titik yang rawan bencana banjir,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara ini juga menyebut, beberapa titik hampir sebagian besar saluran drainase mengalami kerusakan.

“Kerusakan itu mengakibatkan penumpukan-penumpukan sedimen maupun sampah-sampah itu tertumpuk di dalam selokan-selokan, sehingga ini bisa menimbulkan terjadinya banjir apabila musim hujan tiba,” tambahnya.

Pj. Wali Kota Kendari juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Kendari untuk bersama-sama menjaga dan membersihkan lingkungannya masing-masing agar terhindar dari banjir.

**