KENDARI – Oknum pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari diduga menahan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari untuk korban kecelakaan bernama Ahmad Raje.

Uang senilai Rp10 juta itu diserahkan langsung Baznas Kendari, melalui Kasubag Umum Setda Kota Kendari, Namun, sudah hampir sebulan uang tersebut belum diserahkan kepada korban.

Saat diminta keterangannya, keluarga korban, bernama Boy Hamra mengaku sudah hampir sebulan lamanya bantuan itu tidak kunjung diberikan.

Padahal bantuan tersebut sangat dibutuhkan korban untuk membiayai pengobatan dirinya usai mengalami kecelakaan.

Dia juga mengatakan, pihak keluarga sudah berupaya menghubungi pejabat Pemkot Kendari itu, tetapi direspon dengan berbagai alasan yang tidak bisa diterima.

“Alasannya sementara di Kota Baubau. Tapi kami tidak mau tahu itu, kami keluarga hanya mau tahu kenapa bantuan ini belum juga diserahkan,” jelas Boy Hamra saat dikonfirmasi pada Kamis (13/7/2023).

Dijelaskannya, selama hampir sebulan itu, Ahmad Raje menghabiskan biaya pengobatan di rumah sakit berikasar jutaan yang bersumber dari patungan warga dan rekan-rekan korban.

“Itu pun bantuan yang diberikan tetangga dan teman-teman korban, mereka urunan secara sukarela supaya korban bisa sembuh,” ujarnya

Sementara itu, perwakilan Baznas Kendari, Rahmat membenarkan, bantuan ini sudah diserahkan ke Kasubag Umum Kota Kendari.

“Memang betul, kami berikan bantuan ke korban beberapa waktu lalu yang diwakili Kasubag Umum Setda Kota Kendari. Karena yang mengajukan permohonan bantuan untuk korban yakni Kabag Umum,” katanya.

Kasubag Umum Setda Kota Kendari, Salam saat dihubungi via WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya telah menerima uang dari Baznas Kota kendari namun karena kesibukan sehingga belum menyerahkan.

“Tetap saya akan kasih hanya waktuku saja yang belum ada,” tutur Salam.

Diketahui Ahmad Raje merupakan warga kurang mampu, yang menetap di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sempat mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal saat mengemudikan motor.

Saat itu korban menabrak anjing yang tiba-tiba melintas di tengah jalan, pada Kamis (15/6/2023) sekira pukul 23.00 WITA lalu.

**