BAUBAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi melakukan konsultasi dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) Baruga di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Baubau pada Senin (10/6/2024).

Rombongan anggota DPRD Wakatobi dari Fraksi Partai Golkar yakni Sukardi, Hj Siti Harniati, Hj Safia Wualo, Hj. Setiawati dan Hj Wa Ode Fiy diterima Sekdin DPMPTSP Baubau, Mawari dan Kabid Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Rahmad Maulana.

Kepada rombongan dari DPRD Wakatobi, Sekdin DPMPTSP Kota Baubau Mawari mengatakan, dalam konsultasi ini banyak hal yang perlu diketahui dan dibutuhkan terkait dengan MPP.

Dia menyebut bahwa MPP di Kota Baubau ini baru terbentuk pada tanggal 27 Mei 2024 dan baru saja dilaksanakan soft launching namun pelaksanaannya sudah cukup baik.

“Sebulan kami melaksanakan launching tentunya kami DPMPTSP Kota Baubau kami juga selalu melaksanakan kunjungan ke daerah lain diantaranya MPP di Sulawesi Selatan,” ujarnya, seperti dikutip dari laman PPID Utama Baubau.

Sementara itu, anggota DPRD Wakatobi dari fraksi Partai Golkar, Sukardi mengungkapkan, maksud dan tujuan berkunsultasi dengan DPMPTSP Kota Baubau terkait MPP berawal dari rapat gabungan komisi yang dilakukan di DPRD Wakatobi dan berkesimpulan untuk melihat Kota Baubau terkait dengan MPP yang baru dilaunching.

Lebih lanjut dijelaskan, di Kabupaten Wakatobi belum MPP, sehingga untuk menghadapi pembahasan anggaran untuk 2025 bahkan anggaran pergesaran pihaknya akan mencoba mendorong MPP ini agar di Wakatobi juga bisa hadir.

“Tujuan kami datang di Kota Baubau adalah untuk melakukan kunjungan ke MPP ini untuk kami belajar untuk mencoba mendorong agar MPP ini bisa hadir di Kabupaten Wakatobi,” tulasnya.

**