BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menggelar uji kompetensi untuk 31 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) atau jajaran eselon II.

Uji kompetensi itu dibuka secara langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Baubau, Muh. Rasman Hanafi, pada Senin (13/5/2024).

Rasman Manafi mengatakan bahwa kegiatan uji kompetensi merupakan mekanisme yang sudah diatur di perundang-undangan dan prosesnya telah berjalan. Dia mencontohkan, di level pemerintah pusat, setiap 6 bulan dilakukan uji kompetensi, termasuk melakukan kesehatan (general check up). Jadi ujiannya itu termasuk kesehatan dan psikologi.

”Berbagai proses yang ada harus dilalui dan akhirnya kita mendapat kesempatan untuk melakukan uji kompetensi seperti ini. Sekali lagi, jangan sampai berpikir ini hal yang baru atau alasan tertentu. Ini adalah bagian rutinitas pemerintahan,” tegas Pj Wali Kota Baubau, seperti dikutip dari laman PPID Utama Baubau.

Dalam pandangannya, uji kompetensi ini adalah untuk memastikan bahwa apa yang menjadi prioritas pembangunan pada tahun berjalan sesuai fungsi OPD, dapat mendukung dan sesuai dengan rencana yang telah ditargetkan.

“Disisi lain, ini adalah bagian dalam memastikan SKP yang telah ditandatangani tahun lalu bisa capai bahkan lebih baik lagi. Sebab, kalau berbicara soal SKP, variabelnya bukan hanya persoalan tercapainya kegiatan tapi di dalam itu ada variabel-variabel yang sifatnya perilaku, kedisiplinan, loyalitas dan lainnya,” katanya.

Muh Rasman berharap kegiatan ini bisa berjalan baik dan memberikan hasil terbaik. Apapun hasilnya itu yang terbaik menurut siapa yang membutuhkan.

“Mari kita menempatkan diri pada orang lain pada posisi yang tepat. Mari memperkuat kelembagaan Pemerintah Kota Baubau. Semoga kebersamaan yang kita bangun dengan Bekerja Bersama dapat terjalin terus sampai kita mengakhiri karir di birokrasi,” tutupnya.

**